Mahasiswa PSDKU Ilmu Gizi UHAMKA Lampung Tengah Ikuti Pelatihan Olahan Singkong dalam Semarak Milad 'Aisyiyah ke-109

Lampung Tengah — Mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi PSDKU UHAMKA Lampung Tengah turut berpartisipasi dalam kegiatan pelatihan pengolahan pangan berbahan dasar singkong yang diselenggarakan dalam rangka Semarak Milad ‘Aisyiyah ke-109. Kegiatan berlangsung di Gedung Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Lampung Tengah dan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemanfaatan pangan lokal melalui inovasi produk yang kreatif dan bernilai tambah.

Pada pelatihan tersebut, peserta mendapatkan praktik langsung mengolah singkong menjadi pizza singkong, sebuah inovasi pangan yang memanfaatkan bahan lokal sebagai alternatif pengganti tepung terigu. Singkong diolah menjadi adonan dasar pizza yang kemudian dipadukan dengan berbagai topping sehingga menghasilkan produk yang menarik, lezat, dan memiliki nilai gizi yang baik.

Bagi mahasiswa PSDKU Ilmu Gizi UHAMKA Lampung Tengah, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang berharga untuk memahami bagaimana bahan pangan lokal dapat dikembangkan menjadi produk modern yang diminati masyarakat. Selain mempelajari teknik pengolahan, mahasiswa juga memperoleh wawasan mengenai pentingnya diversifikasi pangan sebagai salah satu strategi mendukung ketahanan pangan dan peningkatan nilai ekonomi komoditas lokal.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini sejalan dengan komitmen PSDKU UHAMKA Lampung Tengah dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami teori gizi, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmunya dalam pengembangan produk pangan yang inovatif, sehat, dan sesuai dengan potensi daerah.

Melalui kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka Milad ‘Aisyiyah ke-109 ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk mengembangkan pangan lokal menjadi produk yang memiliki daya saing. Inovasi seperti pizza singkong menunjukkan bahwa bahan pangan tradisional dapat diolah menjadi sajian modern tanpa menghilangkan nilai dan potensi lokal yang dimiliki.

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara dunia pendidikan dan organisasi kemasyarakatan dalam mendorong pemanfaatan sumber daya lokal, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kreativitas masyarakat dalam menciptakan produk pangan yang sehat dan bernilai ekonomi.